Private Lives Ep 16 : Akhir Dari Semua Rahasia

Private Lives episode 16 membuka semua rahasia. Mengungkap nasib Jeong-Hwan, Joo-Eun, Bok-Gi, Jae-Wook yang melawan GK.

Drama ini dapat ditonton di Netflix. Selanjutnya baca sinopsis drama Private Lives episode 16.


Sinopsis Private Lives Episode 16

Jeong-Hwan (Ko Gyung-Pyo) dijebak oleh GK. Dia dituduh membunuh kandidat Kwon. Dia dan Joo-Eun berhasil melarikan diri dari perangkap GK untuk sekarang.

Jae-Wook (Kim Young-Min) ditempat terpisah juga dijebak GK. Dae-Sang, Polisi yang lama menjadi bawahannya juga menghianatinya.

Ada satu lagi orang yang dijebak GK, Bok-Gi. Poong-Yeon terlihat babak belur ketika Bok-Gi kembali keapartemen. Yang mengejutkan adalah Bok-Gi membawa senjata api ditasnya.

Ketika Bok-Gi dan Poong-Yeong kewalahan melarikan dari GK, Jae-Wook datang. Membantu mereka. Jae-Wook ternyata sangat menyayangi Bok-Gi, makanya dia khawatir ketika Bok-Gi ikut campur dalam rencananya.


Keempat orang yang dijebak bergabung melawan GK. Mereka menyadari ada satu hal yang memulai semua hal ini. Foto barang bukti dari kasus suap direktur Choi.

Terdapat satu orang yang sangat berkuasa, yang membuat GK bergerak untuk membungkam mereka. Mantan presiden terlihat juga terlibat dalam kasus direktur Choi.


Myung-Hyun (Lee Hak-Joo) masih tetap membantu Jeong-Hwa walaupun situasi semakin memburuk. GK berusaha menghapus jejak orang-orang yang berhubungan dengan kandidat Kwon.

Myung-Hyun mengikuti asisten kandidat Kwon. Tiba-tiba pria berpakaian seba hitam muncul dari tikungan. Menusuk nya secara tiba-tiba.

Tiba-tiba terdengar tembakan dari kejauhan. Membuat orang yang menusuk Myung-Hyun lari seketika.

Kang Soo-Jin (Lee Yun-Seol) berlari kearah Myung-Hyun. Melihat dia mengeluarkan banyak darah, Soo-Jin hanya bisa menangis meminta maaf.

Jeong-Hwan yang saat itu mengejar orang yang menusuk Myung-Hyun tiba-tiba ditabrak mobil. Membuatnya terkapar ditengah jalan.

Terlihat Han Son berdiri melihat Jeong-Hwan yang terkapar.


Jae-Wook dan Bok-Gi mencoba mendapatkan informasi dari tempat lain. Menemui manajer klub tempat kandidat Kwon ditemukan tak bernyawa.

Mereka mendapat rekaman GK yang menyuruh manajer klub untuk membantu menghabisi kandidat Kwon.

Ketika mereka akan pergi dari tempat pertemuaan, tiba-tiba terdengar suara tembakan. Kaca depan mobil pecah tertembus peluru. Mengenai pelipis Jae-Wook.

Bok-Gi tecengan melihat hal itu. Hanya bisa membeku terdiam.

Seseorang berpakaian serba hitam menghampiri mobil. Meraih rekaman dari tangan Bok-Gi. Dan pergi menghilang seperti tak terjadi apa-apa.


Joo-Eun terpisah dari Jeong-Hwan. Dia dimata-matai pihak kepolisian.

Jeong-Hwan yang terbangun dirumah sakit melihat sosok orang yang familiar. Seorang eksekutif dari UI.

Ternyata Han Son merupakan kaki tangan UI, memata-matai mereka dari awal. UI menawarkan kebebasan kepada Jeong-Hwan, sebagai gantinya dia harus memberikan barang bukti yang mampu menumbangkan GK.


Jeong-Hwan menjemput Joo-Eun, membawanya pergi dari pengawasan kepolisian. Mereka menyusun rencana untuk menumbangkan GK.

Joo-Eun menemui manajer Kim Sang-Man. Mencoba memancingnya, menggertaknya dengan foto barang bukti kasus suap direktur Choi.

Ditempat lain Jeong-Hwan menemui pemilik GK. Mengeluarkan sambungan telepon Joo-Eun yang sedang berbicara dengan manajer Kim Sang-Man.

Manajer Kim Sang-Man yang tidak mengetahui trik Joo-Eun, memakinya. Menantang balik Jo-Eun.

Dia mengatakan GK ada karena jerih payahnya. Pemilik GK tidak dapat berbuat apa-apa tanpa bantuannya.

Pemilik GK yang mendengar hal tersebut terlihat murka. Dia beranjak dari tempat duduknya.

Jeong-Hwan menyerahkan HP yang berisikan foto barang bukti kasus suap direktur Choi kepada pemilik GK.

Tak lama dari kejadian itu, manajer Kim Sang-Man segera di turunkan dari jabatannya. Polisi juga datang memborgolnya.

Jeong-Hwan menyeret GK jatuh bersamanya. Dia juga menyerahkan dirinya ke polisi. Mendapat hukuman 5 tahun. Manajer Kim dan kandidat Yoo juga dihukum bersamanya.


5 tahun Jeong-Hwan menjalani hukuman. Tak lama setelah keluar dari penjara dia mengadakan pernikahannya dengan Joo-Eun.

Pernikahan Joo-Eun di Private Lives episode 16
Joo-Eun dan Jeong-Hwan menikah
Jeong-Hwan mempelai pria

Dihari itu, Bok-Gi mengirim orang untuk memberikan kejutan kepada manajer Kim.

Bok-Gi masih menjalankan perannya sebagai penipu ulung. Bersama Jae-Wook yang berhasil selamat dari peluru yang menembus pelipisnya.

Jae-Wook masih memiliki pengetahuan walaupun dia terlihat tak dapat berjalan lagi. Keduanya menikmati hari-hari mereka berdua.


Kesimpulan

Beberapa adegan terasa terlalu dipaksakan. Seperti ketika Jae-Wook melarikan diri dari polisi Dae-Sang.

Rencana-rencana GK terlihat mudah dipatahkan. Walaupun mereka memiliki teknologi dan koneksi yang dapat menggerakan kepolisian.

Terdapat scene di paling akhir ketika Jeong-hwan dan Joo-Eun akan menikah. Sahabat mereka datang, tapi terlihat kecemasan diwajah mereka.

Scene tersebut memberikan kemungkinan kelanjutan dari drama ini. Atau mungkin hanya ditujukan untuk membuat penasaran para penonton.

Jae-Wook yang mampu selamat setelah pelipisnya tertembus peluru juga menjadi misteri.

Akhir dari drama Private Lives bisa terbilang happy ending. Tapi juga masih menyisakan rasa penasaran bagi penontonnya.

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x